Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tugas Arsitektur & Lingkungan

Virtual Kota Percobaan: Peran Kritis untuk Desain Pembentukan Visi

Chris Ryan, Idil Gaziulusoy, Kes McCormick, Michael Trudgeon Victorian Eco-Innovation Lab, Melbourne University, Australia Institut Internasional untuk Ekonomi Lingkungan Industri, Universitas Lund, Swedia Percobaan Virtual dan Transfomasi Kota  Dalam buku ini, Sengers et al. (2016) mendefinisikan percobaan transisi sebagai 'inklusif, praktik berbasis dan inisiatif tantangan yang dipimpin dirancang untuk mempromosikan inovasi sistemmelalui pembelajaran sosial dalam kondisi ketidakpastian dalam dan ambiguitas ' .  Disini kita memperkenalkan gagasan eksperimen kota virtual: pendekatan desain untuk mengkatalisasi tindakan dalam konteks berkembang pesat tantangan yang mengganggu jalinan dan kehidupan kota . . Diarti yang kita berikan kepada istilah, konsep eksperimen maya berutang sedikit ke asosiasi kontemporer 'virtual' dengan 'digital', atau 'on-line'. Terlepas dari Teknologi yang digunakan dalam proses, maya di sini berbicar...

ARSITEKTUR LINGKUNGAN, BIOLOGIS DAN EKOLOGI

  DEFINISI ARSITEKTUR LINGKUNGAN Definisi jasa arsitektur menurut Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2005 adalah jasa konsultasi arsitek, yaitu mencakup usaha seperti: Desain bangunan, pengawasan konstruksi, perencanaan kota, dan sebagainya. Selain definisi di atas, terdapat beberapa definisi arsitektur berasal dari sumber acuan lainnya, yaitu: Berdasarkan kamus, kata arsitektur (architecture), berarti seni dan ilmu membangun bangunan. Menurut asal kata yang membentuknya, yaitu Archi = kepala , dan techton = karya kepala tukang . Arsitektur dapat pula diartikan tukang, maka architecture sebagai suatu pengungkapan hasrat ke dalam suatu media yang mengandung keindahan. Berdasarkan anggaran dasar Ikatan Arsitektur Indonesia, arsitektur didefinisikan sebagai wujud hasil penerapan pengetahuan, ilmu, teknologi, dan seni secara utuh dalam menggubah ruang dan lingkungan binaan, sebagai bagian dari kebudayaan dan peradaban manusia. ...

Bangunan Hemat Energi

                 S truktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat yang dibangun untuk mengurangi jumlah penggunaan energi. Penghematan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien dimana manfaat yang sama diperoleh dengan menggunakan energi lebih sedikit, ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi. Penghematan energi dapat menyebabkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, serta melindungi flora dan fauna di bumi. Bangunan merupakan penyaring faktor alamiah penyebab ketidaknyamanan, seperti hujan, terik matahari, angin kencang, dan udara panas tropis, agar tidak masuk ke dalam bangunan. Udara luar yang panas dimodifikasi bangunan dengan bantuan AC menjadi udara dingin. Dalam hal ini dibutuhkan energi listrik untuk menggerakkan mesin AC. Demikian...