Langsung ke konten utama

Bangunan Hemat Energi

        
 Hasil gambar untuk honda smart home

      Struktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat yang dibangun untuk mengurangi jumlah penggunaan energi. Penghematan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien dimana manfaat yang sama diperoleh dengan menggunakan energi lebih sedikit, ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi. Penghematan energi dapat menyebabkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, serta melindungi flora dan fauna di bumi.

Bangunan merupakan penyaring faktor alamiah penyebab ketidaknyamanan, seperti hujan, terik matahari, angin kencang, dan udara panas tropis, agar tidak masuk ke dalam bangunan. Udara luar yang panas dimodifikasi bangunan dengan bantuan AC menjadi udara dingin. Dalam hal ini dibutuhkan energi listrik untuk menggerakkan mesin AC. Demikian juga halnya bagi penerangan malam hari atau ketika langit mendung, diperlukan energi listrik untuk lampu penerang.

Penghematan energi melalui rancangan bangunan mengarah pada penghematan penggunaan listrik, baik bagi pendinginan udara, penerangan buatan, maupun peralatan listrik lain. Dengan strategi perancangan tertentu, bangunan dapat memodifikasi iklim luar yang tidak nyaman menjadi iklim ruang yang nyaman tanpa banyak mengonsumsi energi listrik. Kebutuhan energi per kapita dan nasional dapat ditekan jika secara nasional bangunan dirancang dengan konsep hemat energi.

Pada jaman modern seperti saat ini muncullah beberapa ide untuk menciptakan suatu bangunan "pintar" dengan konsep hemat energi. Salah satu perusahaan otomotif asal jepang yaitu "Honda" telah membuat sebuah rumah pintar, Honda. Bersama University of California, Davis (UC Davis), Honda membangun rumah pintar versinya di California.

Perusahaan otomotif ini menggabungkan dua penghasil karbon terbesar, yaitu rumah tangga dan mobil, untuk membuat satu tempat tinggal yang ramah lingkungan.
Tidak sembarang membuat rumah dengan cap "pintar", Honda dan UC Davis memperhatikan hal-hal detail yang ada pada rumah tersebut. Pertama-tama, mereka mempelajari arah sinar matahari dan bayangan untuk mengurangi biaya pengaturan suhu rumah. Mereka juga menggunakan jendela tiga lapis, dinding konstruksi ganda, atap khusus, dan material istimewa seperti beton yang diberi pozzolan dan post-tensioning untuk mengurangi jejak karbon.

Rumah ini dibangun dengan kayu bersertifikat FSC. Menurut Green Building Advisor, atap bajanya pun memiliki standar tinggi.

Kedua, rumah ini memiliki sistem pemanas yang sangat rumit. Grey water atau air hujan dan air yang sudah digunakan akan masuk ke dalam tangki di taman, dibuat melewati pompa panas untuk menghangatkan dan mendinginkan rumah melewati lantai dan plafon.
Selain itu, Ben Schiller dari Fastcoexist mencatat, rumah ini memiliki pembangkit listrik tenaga surya 9,5 kilowatt, 10 kilowatt baterai untuk menyimpan kelebihan daya, sistem manajemen energi rumah dari Honda, dan sebuah mobil listrik di garasi.

Menurut Schiller, dengan menggunakan prinsip desain pasif, rumah ini akan lebih dingin di musim panas dan lebih hangat di musim dingin. Sistem pompa geothermal akan mengurangi biaya pemanas dan pendingin udara.

Ketiga, rumah tersebut menggunakan pencahayaan dari lampu berteknologi LED. Teknologi pencahayaan ini memungkinkan penghuni rumah menyesuaikan temperatur lampu sesuai kebutuhan. Honda dan peneliti dari California Lighting Technology Center di UC Davis pun tengah berusaha mengeksplorasi pengaturan warna lampu.

Jika mampu mengatur warna lampu dengan mudah, pemilik lampu bisa menelusuri rumah dengan mudah dan aman di malam hari, kemudian kembali beristirahat. Pasalnya, lampu berwarna kekuningan yang redup di malam hari cukup menerangi tanpa menyiutkan rhodopsin di mata manusia. Mata bisa melihat dalam cahaya remang.

Hasil gambar untuk honda smart home 

Anda juga bisa menyimak video pembuatan dan penjelasan rumah yang dibuat oleh arsitek Lim Chang Rohling & Associates, kontraktor Monley Cronin, desainer interior MAK Design+Build, dan konsultan energi Davis Energy Group, berikut ini.


Demikian penjelasan dari bangunan hemat energi dan ide atau rancangan untuk membuat sebuah bagunan hemat energi. Dan pada penjelasan diatas bagunan hemat energi juga memiliki hal (+) dan hal (-), berikut penjelasannya.


Hal (+) dalam bagunan hemat energi.

  • Pastinya menghemat pengeluaran untuk kebutuhan rumah seperti air & listrik
  • Turut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan 
  • mengurangi polusi yang di sebabkan pemakaian energi berlebih
  • meningkatkan kesadaran kepada generasi selanjutnya bahwa penghematan energi harus di lakukan sejak dini
  • dan masih banyak lagi ....:)
hal (-) dalam bangunan hemat energi.
  • membutukan perencanaan yang matang dalam membuat bangunan hemat energi
  • anggaran untuk pembuatan bangunan hemat energi cukup besar tapi berefek baik untuk kedepannya 
Sumber:

 
Nama : MUHAMMAD THEO WIJAYANTO
NPM : 24315810
Kelas : 2TB05

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Facing the Giants

Facing the Giants                 Film yang menceritakan Grant Taylor (Alex Kendrick) sebagai pemeran utama, dan di film ini  Grant Taylor adalah seorang coach atau pelatih tim American football di sebuah sekolah menengah atas Kristen (Shiloh Eagles). Memiliki karakter yang tegas, tetapi ia juga dilanda keterpurukan dalam tim dan dalam keluarganya.                 Di dalam keluarganya ia tidak juga di karuniai anak dengan istrinya Brooke Taylor (Shannen Fields), dan sudah beberapa kali melakukan check up akan kesuburan mereka berdua namun kendala kesuburan didapati pada Grant. Di dalam timnya, ia dilanda kekalahan yang beruntun dan mendapatkan beberapa ancaman akan dipecat. Tetapi ia tidak juga menyerah, ia tetap berusaha dan berserah kepada tuhan.             ...

Kritik Arsitektur Interprektif

  “The Guild / RAW Architecture” – Meruya, Jakarta Barat Metode Kritik Interpretif Terletak di sudut jalan di perumahan villa meruya, jakarta barat. The Guild memperlihatkan sisi introvert dengan dinding pembatas yang tinggi dan tidak ada cela mengintip. Seolah ingin menyendiri dari kebisingan kota jakarta yang padat walau The guild Terlihat padat di luar namun pada sisi bagian dalam terdapat bukaan taman yang bagus. Rumah sekaligus studio arsitek ini pada saat pertama kali kesana terlihat sebuah tembok besar dan menyamarkan bangunan dengan jendela besar dan pintu yang melengkung serta melingkar dan juga betonnya yang besar saya tersadar ini sebagai rumah Brutalist Hobbit Rumah The Guild ini terdiri dari kamar tidur utama, dapur, ruang tamu, kamar anak, ruang keluarga kecil dan tempat berdoa. Setengahnya   bangunan rumah ini digunakna sebagari studio RAW Architecture yang dipisahakan oleh Tangga sepiral. Studio dengan dinding beton tersebut memiliki bentuk...

Kritik Arsitektur | Metode Kritik Tipikal |

  Partai Golkar DPD DKI Jakarta, selaku pemilik proyek dan salah satu partai tertua di Indonesia berniat untuk melakukan suatu revolusi untuk menjadi partai yang lebih modern, transparan, kolaboratif, dan terbuka sehingga dapat menarik perhatian generasi muda yang tertarik dengan dunia politik untuk bisa berpraktik secara langsung. Tentunya semua visi itu harus sejalan dengan bangunan kantornya yang merupakan wadah utama aktivitas serta “wajah peradaban” dari partai politik ini.   Kondisi existing terdiri dari 2 bangunan yang s alah satu bangunan nya berfungsi sebagai kantor dan bangunan lainnya menyisakan tulang dan beton seperti bangunan yang setengah jadi. Arsitek harus melakukan suatu perubahan dengan budget seminimal mungkin. Hal ini dikarenakan dana partai berasal dari kolektivitas para anggotanya. Penyelesaian renovasi ini pun dilakukan secepat mungkin untuk mengejar momen pemilihan Gubernur Jakarta agar masyarakat bisa menyaksikan perhitungan suara bers...