Langsung ke konten utama

Good Will Hunting dengan Ilmu Budaya Dasar

            





                Film Good Will Hunting memiliki nilai ilmu-ilmu sosial, dan memiliki beragam ruang lingkup yang terkait dengan IBD mulai dari Manusia dan Kebudayaan, Manusia dan Cinta Kasih, Manusia dan Penderitaan, Manusia dan Harapan, Manusia dan Pandangan Hidup, dan Manusia dan Kegelisahan.
Manusia dan Kebudayaan
                Dari film tersebut dapat dilihat interaksi antara manusia dengan kebudayaannya, kebudayaan barat, bisa dibilang bebas.
Manusia dan Cinta Kasih
                Hubungan Cinta kasih bukan hanya dari sepasang kekasih (Will Hunting & Skylar) namun juga terdapat cinta kasih persahabatan antara Will Hunting, Chuckie Sullivan, Morgan O’Mally, dan Billy McBride.
Manusia dan Penderitaan
                Penderitaan yang dialami Will Hunting pada semasa kecilnya, dimana ia mendapat kekerasan fisik dari ayah angkatnya, penderitaan yang selalu dipendam oleh Will Hunting, dan penderitaan yang ditimbulkan oleh Will Hunting terhadap orang lain.
Manusia dan Harapan
                Harapan kedepan manusia yang seperti di film ini, harapan teman-teman Will Hunting dan juga harapan Prof. Gerald Lambeau, agar Will menjadi orang yang lebih berguna dan sukses.
Manusia dan Pandangan Hidup
                Keyakinan/Usaha yang dilakukan para psikiater terutama Sean Maguire agar Will Hunting menjadi orang yang lebih positif, ia yakin dan berusaha agar Will Hunting menjadi orang seperti itu.
Manusia dan Kegelisahan

                Kegelisahan yang dialami Will Hunting yang adalah seorang Introvert, dan tertutup kepada orang yang baru dikenalnya, dan juga sifat Tempramennya yang membuat orang lain gelisah, dan kegelisahan inilah yang diatasi oleh Sean Maguire "psikiater" dan juga  teman lama dari Prof. Gerald Lambeau.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AGAMA DAN MASYARAKAT

Pengertian Agama Secara etimologi, kata agama berasal dari bahasa sanserketa, yang berarti dari akar kata gam artinya pergi . Kemudian kata gam tersebut mendapat awalan “a” dan akhiran “a”. Maka terbentuklah kata agama yang artinya jalan. Maksudnya, jalan untuk mencapai kebahagiaan. Secara terminology, agama adalah kepercayaan kepada Tuhan yang dinyatakan dengan mengadakan hubungan-hubungan dia melalui upacara, penyembahan, dan membentuk sikap hidup manusia menurut atau berdasarkan ajaran agama itu Fungsi Agama Menurut lembaga sosial, agama merupakan bentuk perilaku manusia yang terlembaga. Dalam masyarakat ada tiga aspek penting yaitu : Kebudayaan, sistem sosial dan kepribadian. Teori fungsional dalam melihat kebudayaan adalah wujud suatu kompleks dari ide – ide, gagasan, nilai – nilai, norma – norma dan peraturan. Fungsi kepribadian dalam hal ini merupakan suatu dorongan kebutuhan yang kompleks dan kecendrungan bertindak. Pemahaman mengenai filsafat adalah pengetahuan dan penyelid...

Wawasan Nusantara

  Adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional diantaranya : Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing. Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan. Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dilatarbelakangi oleh teori-teori tentang wawasan, falsafah Pancasila, aspek kewilayahan, sosial budaya dan kesejarahan, maka muncul berbagai rumusan tentang konsepsi Wawasan Nusantara, salah satunya yang dikemukakan Kelompok Kerja Wawasan Nusantara dari Lemhannas tahun 1999: “Wawasan nusantara ialah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta ...

Kritik arsitektur - Analogi Arsitektur

Analogi dalam berarsitektur terbagi atas beberapa jenis sebagai berikut:   Analogi Matematik Bentuk arsitektur yang mengambil sumber bentuk dari angka-angka, geometri, dan bentuk-bentuk dasar matematika seperti bola, piramida, balok, tabung dan lain-lain. Terkadang dua atau tiga bentuk-bentuk dasar tersebut dikombinasikan untuk dijadikan bentuk arsitektural. Analogi Biotik Analogi biotik juga sering disebut dengan bentuk organik. Analogi biotic adalah berasal dari bentuk-bentuk yang ada didalam seperti bentuk dari keong, batu karang, bentuk daun, dan lain-lain. Sumber bentuk dari ala mini sangat banyak dan menunggu daya kreasi arsitek untuk mengolahnya menjadi sebuah bentuk dari bangunan arsitektur.   Analogi romantic Arsitektur harus mampu menggugah tanggapan emosional dalam diri si pengamat. Hal ini dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu dengan menimbulkan asosiasi (mengambil rujukan dari bentuk-bentuk alam, dan masa lalu yang akan menggugah emosi ...